Clodi Bayi Ukuran All Size, Apakah Ada?

08/01/2017 by no comments Posted in artikel

Saat akan membeli clodi, di antara Bunda ada yang memesan clodi bayi ukuran all size. Menurut mereka, clodi bayi yang berukuran all size adalah clodi yang bisa dipakai oleh semua bayi, dengan segala ukuran.

Nah, pertanyaannya, apakah clodi yang demikian memang ada?

Sebelum mencari tahu jawaban atas pertanyaan di atas, terlebih dahulu kita perlu mencari tahu apa yang sebenarnya dimaksud dengan istilah all size.

Sebuah sumber menyatakan,

All size adalah standar satu ukuran yang dibuat di daerah khusus Asia (China-Korea-Jepang), jenis ukuran ini kemudian diadaptasi di Indonesia. Maksud dari ukuran ini adalah diperuntukan kepada tubuh berperawakan sedang, seperti kebanyakan atau umum untuk tubuh orang Asia, kemungkinan fit di size M atau L-kecil.

Berdasarkan penjelasan di atas, istilah all size merujuk kepada satu ukuran mayoritas orang Asia, yaitu M — L kecil alias perawakan sedang (tidak tinggi, tidak pendek menurut standar orang Asia).

Nah, jadi asal muasalnya seperti itu, yakni istilah all size digunakan untuk pakaian pria-wanita dewasa.

Belakangan, beberapa toko clodi online di Indonesia sering menyebut bahwa clodi yang mereka jual adalah all size dengan mengikutkan keterangan ukuran di belakangnya.

Misalnya seperti ini…

screenshot postingan clodi bayi ukuran all size 1

screenshot clodi bayi ukuran all size 2

Nah, penjual di atas itu sudah betul karena ia mencantumkan rentang berat badan bayi yang muat untuk clodi tersebut.

Jadi, kalau penjual di atas menulis “all size bb 3–16 kg”, maka itu berarti clodi tersebut bisa dipakai oleh bayi yang memiliki berat badan antara 3–16 kg. Ukurannya bisa disetel sehingga bisa menyesuaikan dengan lingkar pinggang dan paha bayi.

Walaupun bisa disetel ukurannya, clodi tersebut hanya bisa dipakai oleh bayi yang memiliki berat badan 3–16 kg. Artinya, bayi yang berat badannya di bawah 3 kg, kurang cocok karena clodi tersebut kebesaran baginya, sedangkan bayi yang berat badannya di atas 16 kg, tidak bisa memakainya karena clodi tersebut kekecilan kalau dipakai olehnya.

Oleh karena itu, bagi bayi yang berat badannya sudah di atas 16 kg, tidak cocok pakai clodi tersebut dan sangat disarankan untuk memakai clodi lain yang ukurannya lebih besar dari ukuran clodi tersebut.

Nah, sayangnya, beberapa Bunda tidak memahami hal tersebut. Menurut mereka, clodi all size berarti clodi yang bisa dipakai oleh semua bayi.

Silakan perhatikan percakapan di bawah ini.

percakapan tentang clodi bayi ukuran all size 1

screenshot percakapan seputar clodi bayi ukuran all size

Ada puluhan bahkan ratusan contoh percakapan yang semisal di atas. Karena itu, bisa disimpulkan bahwa banyak ibu-ibu yang belum memahami istilah all size dalam dunia clodi.

Karena kesalahpahaman itulah, Clodia Store tidak menggunakan istilah all size. Lagi pula, toko clodi di luar negeri jarang yang menggunakan istilah all size. Mereka lebih sering menggunakan istilah One Size, One Size Fits All, atau All in One.

Berikut ini adalah contoh clodi one size, one fits all, atau all in one yang beredar di luar negeri.

clodi bayi dengan berbagai ukuran

clodi one fits all

Seperti keterangan yang tertulis di atas, clodi one size, one fits all, atau all in one memang bisa digunakan oleh bayi mulai dari baru lahir sampai ia besar. Namun, coba perhatikan, clodi dalam setting paling besar pun tetap memiliki batasan ukuran, yaitu maksimal bisa digunakan oleh bayi dengan berat badan 16 kg. Di atas itu, tidak bisa.

Penutup

Berdasarkan pembahasan di atas, maka terhadap pertanyaan yang menjadi judul artikel ini: “Clodi bayi ukuran all size, apakah ada?” jawabannya adalah tidak ada, sebab, clodi memiliki ukuran yang terbatas atau dalam kata lain, clodi memiliki batasan ukuran. Tidak ada clodi all size atau clodi yang bisa dipakai oleh semua bayi dari segala ukuran.

Semoga tulisan sederhana ini bisa membantu Bunda dalam memahami clodi secara lebih baik.

Cara Mencuci Clodi Supaya Kualitas Clodi Terjaga

01/01/2017 by no comments Posted in artikel

Cara mencuci clodi atau cara merawat clodi yang baik dan benar sangat penting untuk diketahui. Pasalnya, tingkat keawetan clodi bergantung sepenuhnya pada cara perawatan clodi.

Apabila perawatan clodi dilakukan dengan baik, maka clodi akan awet dan terjaga kualitasnya.

Sebaliknya, apabila clodi dirawat dengan cara yang salah, maka clodi tidak akan awet dan kualitasnya pasti menurun.

Nah, bagi Bunda yang ingin tahu bagaimana cara mencuci clodi yang baik dan benar, yuk simak penjelasannya di bawah ini.

Perawatan Clodi

Perawatan clodi mencakup cara mencuci clodi, cara mengeringkan clodi, dan cara stripping clodi.

Pembahasan kita mulai dari cara mencuci clodi dulu, ya.

Cara mencuci clodi terbagi dua: cara mencuci clodi baru dan cara mencuci clodi lama.

Sebenarnya tidak ada perbedaan signifikan dalam cara mencuci clodi baru dan lama, yang membedakan hanya, kalau clodi baru harus di-prewash, sedangkan clodi lama tidak di-prewash.

Mengapa clodi baru perlu di-prewash?

Tujuannya, agar clodi baru yang akan digunakan benar-benar bersih dari sisa-sisa residu hasil finishing pabrik.

Bagaimana cara melakukan prewash? Untuk mengetahui jawabannya, teruskan membaca.

Cara Prewash Clodi

Untuk mengetahui cara prewash clodi, perhatikan poin-poin berikut:

  1. Lepaskan insert dari cover-nya.
  2. Untuk clodi model snap, lepaskan semua snap sebelum dicuci. Untuk clodi model velcro, pastikan ia terpasang pada laundry-tab agar velcro tidak tersangkut / menempel pada pakaian yang lain.
  3. Clodi bisa dicuci dengan menggunakan tangan atau mesin cuci. Cucilah clodi baru dengan menggunakan deterjen yang bebas dari zat pemutih, pelembut, dan pewangi. Jika Bunda mengalami kesulitan dalam memperoleh deterjen yang dimaksud, maka gunakan saja sabun mandi cair atau Ecowash.
  4. Selesai dicuci, jemur clodi dengan menekuknya di garis vertikal, dengan posisi inner menghadap ke atas, dan outer menghadap ke bawah.
  5. Saat menjemur clodi, pastikan outer tidak terkena sinar matahari secara langsung. Sebab, menjemur outer di bawah terik sinar matahari bisa menyebabkan permukaan outer—yang biasanya terbuat dari bahan PUL—mengalami kerusakan (retak-retak). Adapun inner boleh terkena sinar matahari secara langsung. Oh ya, insert microfiber tidak boleh terkena sinar matahari secara langsung. Jadi, jemurlah insert microfiber di lokasi yang teduh (NB: Apabila cuaca mendung, maka jemur saja clodi di tempat yang teduh, atau tempatkan dalam ruangan untuk kemudian diangin-anginkan).
  6. Setelah clodi kering, ulangi lagi proses pencucian dan penjemuran hingga 3 kali.
  7. Setelah melalui 3 kali proses pencucian, maka clodi sudah bisa digunakan oleh anak.
gambar cara menjemur clodi
Ilustrasi cara menjemur clodi yang benar.
cara menjemur insert clodi termasuk cara merawat clodi
Ilustrasi cara menjemur insert yang benar.

Apabila anak telah menggunakan clodi selama ± 4 jam, atau anak buang air besar, maka kita harus segera melepaskan clodi yang dipakai oleh anak dan menggantinya dengan clodi yang baru.

Apa yang harus kita lakukan terhadap clodi yang kotor tersebut?

Pertama-tama, pisahkan insert dari cover, lalu hilangkan sebanyak mungkin kotoran yang menempel pada cover dan insert dengan cara membilasnya dengan air bersih menggunakan semprotan air.

seorang ibu sedang merawat clodi dengan cara membersihkannya dengan jet washer

Bila semprotan air tidak ada, maka gunakan gayung atau letakkan clodi di bawah kucuran air keran.

Setelah itu, kita bisa memilih apakah akan mencucinya langsung atau menyimpannya terlebih dahulu untuk dicuci nanti.

Apabila kita memilih untuk menyimpannya terlebih dahulu, maka kita bisa menggunakan salah satu dari dua metode penyimpanan berikut: metode basah dan metode kering.

Metode Penyimpanan Clodi Kotor

Metode Basah

ilustrasi penerapan metode basah dalam perawatan clodi

  • Rendam clodi dengan air di dalam ember, tanpa deterjen. Boleh ditambahkan sedikit soda kue (baking soda).
  • Soda kue cukup ampuh untuk mengangkat noda membandel dan juga menghilangkan bau tidak sedap.
  • Clodi direndam sampai tiba jadwal mencuci (disarankan untuk menghindari perendaman yang terlalu lama, karena kelembaban yang dibiarkan lama bisa menimbulkan bintik hitam di permukaan kain clodi).
  • Pada saat akan mencuci, buang air rendaman.
  • Peras dengan lembut (tidak perlu kuat-kuat, yang penting air rendaman tidak terlalu banyak terbawa).

Metode kering

  • Simpan clodi di dalam ember. Sebaiknya gunakan ember yang memiliki penutup agar baunya tidak menyebar kemana-mana.
  • Boleh ditabur sedikit baking soda untuk membantu menghilangkan noda dan bau tidak sedap.
  • Clodi disimpan di dalam ember tersebut sampai tiba waktu / jadwal mencuci (disarankan untuk tidak menyimpan clodi basah dalam waktu lama, karena kelembaban yang dibiarkan lama bisa menimbulkan bintik-bintik hitam di permukaan kain clodi).

Setelah clodi dibersihkan kotorannya dan disimpan, maka langkah selanjutnya adalah pencucian.

Cara Mencuci Clodi

Cara Mencuci Clodi dengan Tangan

  • Gunakan deterjen yang direkomendasikan untuk clodi.
  • Kucek secukupnya.
  • Kemudian bilas beberapa kali hingga clodi bersih dari busa atau sisa sabun.
  • Setelah dicuci–jika masih tercium bau kurang sedap–ulangi siklus cuci karena itu bisa menandakan kuman-kuman belum benar-benar hilang selama proses pencucian sebelumnya.
  • Lakukan “tes bau” setelah mencuci. Jika clodi memiliki aroma seperti deterjen atau sabun, lakukan pembilasan ulang.

Cara Mencuci Clodi dengan Mesin Cuci

cara mencuci clodi dengan mesin cuci

  • Pisahkan clodi kotor dari pakaian-pakaian bayi yang lain. Jangan mencuci clodi bersamaan dengan pakaian lainnya.
  • Insert kotor yang sudah dibilas atau direndam bisa dicuci bersama dengan cover.
  • Hindari memasukkan terlalu banyak clodi ke dalam tabung mesin cuci agar tidak berjejalan. Tujuannya, agar mesin cuci bisa membersihkan cucian secara sempurna serta menghindarkan clodi dari gesekan berlebih satu sama lain.
  • Gunakan deterjen yang tidak mengandung zat pelembut, pemutih, dan pengharum. Jika Bunda mengalami kesulitan dalam memperoleh deterjen yang dimaksud, maka gunakan saja sabun mandi cair atau Ecowash.
  • Setelah dicuci, jika masih tercium bau kurang sedap, ulangi siklus cuci karena itu bisa menandakan kuman-kuman belum benar-benar hilang selama proses pencucian sebelumnya.
  • Lakukan “tes bau” setelah mencuci. Jika clodi memiliki aroma seperti deterjen atau sabun, ulangi pembilasan.

Cara Menjemur Clodi

Saat akan menjemur clodi, maka clodi harus diposisikan secara horisontal (memanjang dari kanan ke kiri, atau kiri ke kanan / bukan memanjang dari atas ke bawah atau bawah ke atas), lalu dijemur dengan menekuk bagian tengahnya.

contoh cara menjemur clodi yang benar

Saat menjemur clodi, kita juga harus memastikan posisi inner menghadap ke atas dan outer menghadap ke bawah agar outer terhindar dari sinar matahari secara langsung. Begitu pula insert microfiber, ia juga tidak boleh terkena sinar matahari secara langsung.

Setelah kering, kita bisa langsung melipat clodi dan menyimpannya, atau bisa juga langsung memakaikannya ke anak.

Stripping Clodi

stripping clodi

  • Stripping clodi adalah cara untuk menghilangkan residu dari clodi.
  • Residu ini dapat disebabkan karena timbunan deterjen atau sabun.
  • Timbunan residu dapat menyebabkan bau dan menurunkan kualitas clodi.

Cara Stripping Clodi

  • Cuci dan bilas dengan air bersih tanpa deterjen sampai tidak muncul busa. Setelah itu lakukan proses pengeringan seperti biasa.
  • Lakukan stripping secara berkala, sebulan sekali misalnya.

Catatan:

  • Menambahkan ½ cangkir air lemon pada saat pencucian bisa membantu menghilangkan noda dan bau tidak sedap.
  • Menambahkan baking soda pada saat pembilasan awal juga bisa membantu menghilangkan noda dan bau tidak sedap.
  • Clodi tidak boleh disetrika.

Penutup

Demikian panduan cara merawat clodi. Rawatlah clodi dengan sebaik-baiknya agar clodi milik Bunda lebih awet dan lebih terjaga kualitasnya.

Selamat mencoba!


UPDATE:

UPDATE 1: Cara Menghilangkan Bintik Hitam dari Permukaan Clodi

Cara menghilangkan bintik hitam dari permukaan clodi penting diketahui oleh setiap Bunda yang anaknya menggunakan clodi.

Sebab, bintik hitam bisa saja muncul di permukaan clodi.

Kemunculan bintik hitam di permukaan clodi biasanya disebabkan oleh tiga hal:

  1. Menumpuk clodi kotor dan membiarkannya lembab dalam keadaan lama.
  2. Proses penjemuran yang tidak sempurna (belum kering sudah diangkat dari jemuran, lalu ditumpuk di dalam lemari atau rak pakaian padahal kain clodi masih lembab).
  3. Clodi disimpan dalam lemari pakaian yang lembab.

Ketiga hal di atas bisa menyebabkan munculnya bintik hitam di permukaan clodi.

Untuk mencegahnya, Bunda harus menerapkan tiga tips berikut ini:

  1. Jangan menumpuk clodi kotor dan membiarkannya lembab dalam jangka waktu yang lama. Usahakan untuk segera mencuci clodi yang kotor.
  2. Jangan angkat clodi yang masih basah dari jemuran lalu menyimpannya dalam lemari. Clodi yang masih lembab harus dikeringkan terlebih dahulu hingga benar-benar kering sebelum ia disimpan di dalam lemari atau rak penyimpanan.
  3. Pastikan lemari atau rak penyimpanan berada dalam kondisi kering dan bersih. Gunakan alat yang bisa membantu menyerap kadar air di dalam lemari penyimpanan. Alat ini sekarang sudah banyak dijual di pusat-pusat perbelanjaan modern. Silakan dibeli dan diletakkan di lemari penyimpanan clodi Bunda.

Demikian tiga tips untuk mencegah munculnya bintik hitam di permukaan clodi.

Nah, bagaimana jika bintik hitam sudah terlanjur muncul?

Jika bintik hitam sudah muncul, maka Bunda perlu melakukan cara berikut:

  1. Rendam insert atau clodi di dalam air hangat selama 10 — 30 menit. Perhatikan label kemasan clodi. Di label kemasan biasanya terdapat keterangan berapa derajat celcius maksimal yang bisa digunakan untuk membersihkan clodi. Jika di label kemasan tidak ada keterangan tersebut, silakan Bunda tanyakan pada penjual di mana Bunda membeli clodi.
  2. Kucek bagian clodi yang terdapat bintik hitam, lalu bilas berulang kali dengan air bersih.
  3. Dalam proses pengucekan, gunakan cuka atau jeruk nipis. Zat yang terkandung dalam keduanya sangat ampuh melenyapkan jamur yang menyebabkan noda hitam.
  4. Lakukan proses penjemuran seperti biasa. Lama kelamaan bintik hitam akan hilang.

Demikian penjelasan kami tentang cara menghilangkan bintik hitam dari permukaan clodi.

Selamat mencoba!


UPDATE 2: Cara Menghindari Terjadinya Kebocoran pada Clodi

Cara menghindari terjadinya kebocoran pada clodi perlu diketahui agar clodi yang dimiliki tidak mengalami kebocoran.

Memiliki clodi yang bocor sungguh menyebalkan, bukan?

Bahkan, bukan saja membuat sebal, tapi juga membuat kita sangat kesal karena clodi yang sudah terlanjur dibeli menjadi sia-sia alias tidak berguna.

Oleh karena itu, untuk menghindari terjadinya kebocoran pada clodi, kita perlu tahu apa saja hal yang bisa menyebabkan clodi menjadi bocor.

Kalau kita tahu apa saja faktor-faktor yang bisa menyebabkan clodi menjadi bocor, kita bisa menerapkan cara menghindari terjadinya kebocoran pada clodi sehingga clodi yang dimiliki tetap terjaga kualitasnya dan awet selama mungkin.

Berdasarkan pengalaman kami, setidaknya ada tiga faktor yang bisa menyebabkan clodi menjadi bocor. Berikut penjelasannya.

3 Faktor yang Bisa Menyebabkan Clodi Menjadi Bocor

1. Salah dalam Pemakaian

Salah dalam pemakaian clodi bisa menyebabkan clodi menjadi bocor.

Kesalahan dalam pemakaian clodi meliputi tiga hal:

  1. Clodi yang dipakai ukurannya kebesaran.
  2. Pemasangan clodi yang tidak rapi.
  3. Pemakaian krim khusus atau minyak di area pantat bayi (krim biasanya digunakan pada saat bayi terkena ruam atau iritasi)

Apabila seorang anak menggunakan clodi yang ukurannya tidak sesuai dengan dirinya, maka bagian lingkar paha biasanya tidak bisa menutup rapat, sehingga urine bisa keluar dengan leluasa melewati celah-celah yang terdapat di bagian lingkar paha.

memakai clodi yang kebesaran tidak dianjurkan karena bisa menyebabkan urine keluar melalui celah paha yang tidak tertutup rapat

Selain pemakaian clodi yang ukurannya kebesaran, pemasangan clodi yang tidak rapi juga bisa memunculkan celah-celah di bagian lingkar paha, sehingga memungkinkan terjadinya bocor samping.

Terakhir, penggunaan krim atau minyak di area pantat bayi bisa menyebabkan insert clodi menjadi bersifat repellent (menolak air). Karena sifat insert berubah menjadi repellent, maka ia tidak mampu menjalankan fungsi utamanya dengan baik, yaitu menyerap urine.

Bila insert sudah tidak bisa menyerap urine, urine akan mengalir ke bawah dan ketika leg gusset sudah tidak mampu lagi menahan urine, maka urine akan menembus pertahanan leg gusset dan terjadilah bocor samping.

Oleh karena itu, jika bayi mengalami ruam atau iritasi dan memang harus menggunakan krim khusus untuk mengatasinya, maka Bunda harus menambahkan liner di atas insert atau inner guna mencegah krim atau minyak mengenai insert.

contoh liner
Liner.
liner harus diletakkan di atas insert atau inner clodi
Saat bayi terkena ruam atau iritasi dan harus memakai krim khusus dalam rangka pengobatan, maka liner harus dipakai untuk agar krim tidak mengenai insert.
2. Salah dalam Perawatan

Selain kesalahan dalam pemakaian, kebocoran clodi juga bisa disebabkan oleh kesalahan dalam perawatan.

Kesalahan dalam perawatan clodi bisa menyebabkan menurunnya kemampuan daya serap insert, rusaknya bahan polyurethane laminated (PUL), dan hilangnya elastisitas karet yang ada di sekitar lingkar paha.

Penurunan kualitas insert dapat disebabkan pada proses perawatan yang kurang tepat atau memang usia insert yang sudah cukup lama terpakai.

Kesalahan dalam perawatan insert itu meliputi:

  • Merendam clodi terlalu lama.
  • Mencuci insert dengan menggunakan zat pelembut, pemutih, dan pewangi.
  • Mencuci insert dengan menyikatnya sehingga serat kain menjadi berudul.
  • Menjemur insert di bawah sinar matahari secara langsung.
  • Mencuci clodi dengan menggunakan sabun mandi batang atau deterjen bubuk. Sabun mandi batang atau deterjen bubuk bisa meninggalkan residu pada insert sehingga menjadikan insert bersifat repellent (menolak air).
  • Tidak pernah melakukan stripping.

Adapun kerusakan bahan PUL, biasanya akibat penjemuran yang salah. Menjemur bahan PUL di bawah sinar matahari secara langsung akan menyebabkan permukaan PUL mengalami keretakan sehingga menimbulkan celah — celah inilah yang menjadi tempat keluar urine.

Sedangkan hilangnya elastisitas karet yang terdapat di lingkar paha, biasanya diakibatkan oleh perendaman clodi yang lama dan teknik penjemuran yang salah.

Berdasarkam pengalaman sebagian pengguna, perendaman clodi yang terlalu lama, lebih dari 1 jam misalnya, bisa merusak elastisitas karet yang terdapat pada clodi (karet biasanya terdapat di bagian pinggang dan leg gusset). Karet clodi menjadi kendor atau tidak elastis lagi, sehingga karet clodi tidak mampu mencengkeram paha bayi dengan baik.

Adapun teknik penjemuran yang salah adalah seperti yang tampak pada gambar di bawah ini.

Jika menjemur clodi dengan memposisikan seperti gambar di bawah ini, maka kerjasama antara gravitasi bumi dan berat clodi yang mengandung air akan membuat karet menjadi tertarik ke bawah.

contoh cara menjemur yang salah
Selain merusak lapisan waterproof akibat terpaparnya outer dengan panas sinar matahari, cara menjemur seperti ini juga bisa menyebabkan karet lingkar paha mengendur (tidak lagi kencang).

Apabila clodi dijemur dengan menggunakan cara seperti ini secara terus-menerus, maka elastisitas karet akan hilang, sehingga karet clodi tidak mampu lagi untuk mencengkeram paha secara rapat. Akibatnya, urine bisa mengalir keluar secara leluasa melalui celah lingkar paha.

3. Penggunaan Clodi Melebihi Kapasitas

Secara umum, 1 insert clodi dapat menyerap dan menampung sekitar 150 cc. Normalnya, produksi urine seseorang adalah 0.5–1 cc/kg berat badan setiap jamnya.

Sebagai contoh, jika berat badan anak adalah 10 kg, maka banyaknya urine yang dikeluarkan adalah 5–10 cc/jam atau 20–40 cc/4 jam.

Jika berat badan anak adalah 20 kg, maka banyaknya urine yang dikeluarkan adalah 10–20 cc/jam atau 40–80 cc/4 jam.

Jika berat badan anak adalah 30 kg, maka banyaknya urine yang dikeluarkan adalah 15–30 cc/jam atau 60–120 cc/4 jam.

Dengan demikian, jika clodi digunakan lebih dari kapasitas maksimalnya, maka clodi bisa bocor. Urine bisa keluar melewati celah pada lingkar paha, akibat daya tampung insert yang sudah melebihi batas.

Cara Mencegah Terjadinya Kebocoran pada Clodi

Setelah mengetahui apa saja faktor-faktor yang bisa menyebabkan clodi menjadi bocor, selanjutnya mari kita pelajari cara menghindarinya.

Untuk menghindari penyebab nomor 1, sebelum membeli, Bunda harus memberitahukan kepada penjual clodi berat badan anak Bunda saat ini. Hal ini penting dilakukan agar penjual tidak salah dalam merekomendasikan clodi untuk anak Bunda.

Membeli clodi yang ukurannya lebih besar dari ukuran anak yang sekarang boleh. Namun, dalam pemakaiannya, jangan sekarang, melainkan nanti saja.

Selain memakaikan anak dengan clodi yang ukurannya sesuai dengan dirinya, jangan lupa juga untuk memasangkan clodi serapi mungkin, agar tidak ada celah yang timbul di bagian lingkar paha.

clodi harus dipakai serapi mungkin untuk menghindari munculnya celah di bagian lingkar paha

Untuk menghindari penyebab nomor 2, rawatlah clodi sesuai dengan cara yang disarankan. Cara mencuci clodi yang baik memiliki peran yang besar dalam menjaga agar clodi tetap awet dan terjaga kualitasnya.

Adapun untuk menghindari penyebab nomor 3, gantilah clodi maksimal setiap 4 jam sekali.

Selain menjaga agar pemakaian clodi tidak melebihi kapasitasnya, juga agar anak terhindar dari ruam popok. Sebab, dokter sendiri menyarankan pemakaian popok maksimal 4 jam saja.

Demikian cara menghindari terjadinya kebocoran pada clodi.

Selamat mencoba!

***

PS: Bagi Bunda yang belum memiliki clodi, dan ingin membeli clodi murah lagi berkualitas tinggi, silakan kunjungi halaman beranda untuk membaca informasi tentang spesifikasi clodi yang dijual oleh Clodia Store sekaligus memilih motif yang tersedia.

Selamat berbelanja clodi!

Ecowash: Bola Pencuci yang Cocok Digunakan untuk Clodi

25/12/2016 by no comments Posted in artikel

Ecowash – Seperti yang sudah kita ketahui sebelumnya, bahwa mencuci clodi tidak boleh sembarangan, karena apabila sembarangan, akan mengakibatkan clodi menjadi tidak awet dan kualitasnya menurun.

Salah satu aturan dalam mencuci clodi ialah, bahwa clodi harus dicuci dengan menggunakan deterjen atau pembersih yang bebas dari zat pemutih, pelembut, dan pewangi.

Apa deterjen atau pembersih yang memenuhi kriteria tersebut?

Salah satunya Ecowash.

Apa itu Ecowash dan bagaimana cara mencuci clodi dengan menggunakan produk ini?

 

ilustrasi ecowash, ia bisa digunakan untuk mencuci clodi

 

Apa Itu Ecowash?

Sebenarnya agak sulit untuk menjelaskan produk ini jika Bunda belum melihat barangnya.

Namun, kami akan mencoba menjelaskan sebaik mungkin dengan menyertakan ilustrasi dan foto sehingga memudahkan Bunda dalam memahaminya.

Mudahnya, Ecowash bisa dipahami sebagai alat untuk mencuci pakaian sebagaimana deterjen dan pembersih pakaian lainnya. Hanya saja, Ecowash memiliki bentuk yang berbeda. Jika deterjen pada umumnya berbentuk cairan atau butiran kecil, maka Ecowash berbentuk bola.

Untuk semakin memahami produk ini, mari kita pelajari komponen-komponennya.

Komponen

Komponen Ecowash. Ecowash adalah alat pembersih yang bisa digunakan untuk mencuci clodi.

Cangkang Menyerupai Bola (Enclosure)

Bagian ini dirancang agar mampu menciptakan gesekan untuk melepaskan kotoran dari pakaian selama siklus mencuci dan meningkatkan daya cuci.

Cangkang bola terbuat dari material berkualitas premiun non-toxic (bebas zat kimia berbahaya/ beracun) dan USDA / FDA compliant thermoplastic.

Cangkang Ecowash sangat kuat, tebal, namun lentur, dan resisten terhadap suhu panas.

Butiran Alkali (Alkali Ball)

Komponen ini berfungsi meningkatkan level pH air, sehingga minyak dan kotoran yang menempel pada serat kain pakaian mudah terlepas.

Butiran Far-Infrared (Far Infrared Ball)

Komponen ini berfungsi memecahkan molekul air menjadi berukuran nanometer, meningkatkan pergerakan molekul, dan menurunkan tekanan permukaan kain sehingga kotoran mudah lepas dari pakaian. Kurang lebih fungsi akhir komponen ini sama seperti fungsi butiran alkali.

Butiran Anti-Mikroba (Anti Microbial Ball)

Komponen ini berfungsi menghilangkan jamur, organisme patogen, dan bau tidak sedap.

Butiran Penghilang Klorin (Chlorine-Removal Ball)

Komponen ini berfungsi menetralisir klorin atau kaporit yang sering terdapat dalam air, terutama air PAM, sehingga melindungi pakaian dari oksidasi dan memudarnya warna kain, serta membantu mempertahankan elastisitas kain yang disebabkan oleh klorin yang biasanya terkandung dalam cairan pemutih (bleach).

Cara Kerja

Saat Bunda mencuci menggunakan produk pembersih ini, maka ia akan menarik makromolekul padat yang menempel pada serat kain, sehingga secara perlahan akan membersihkan noda dari pakaian.

ecowash berada di dalam air

Keberadaannya di dalam air, membuat kadar PH dalam air meningkat, dan mengaktifkan molekul air. Juga, molekul air yang aktif ini dapat memudahkan serat kain mengendur, sehingga proses pemisahan kotoran dari pakaian menjadi lebih cepat.

Perbedaannya dengan Deterjen Lain?

Pernahkah Bunda bertanya, mengapa deterjen mampu membantu menghilangkan kotoran dari pakaian?

Jawabannya: melalui proses kimiawi, deterjen menurunkan tekanan permukaan, sehingga air mampu masuk hingga ke dalam serat kain dan meningkatkan pH air, sehingga memudahkan air untuk melepaskan kotoran dari kain.

*Catatan: Sebagian besar bahan kimia yang digunakan deterjen untuk menghilangkan noda pada pakaian memiliki sifat beracun bagi kesehatan dan lingkungan.

Bola pencuci Ecowash menggunakan teknologi inovatif yang dirancang untuk membersihkan kain melalui proses fisik.

Pada tingkat molekuler, air sepenuhnya dipengaruhi oleh keramik mineral khusus, menghilangkan kotoran dan residu dari pakaian efektif tanpa perlu bahan kimia yang keras.

Salah satu fitur dari teknologi bola pencuci Ecowash adalah kemampuannya untuk merestrukturisasi molekul air.

Bola pencuci Ecowash dirancang untuk mengurangi molekul air yang berukuran sangat besar menjadi mikro. Ukuran molekul air yang yang lebih kecil menjadikan air memiliki sifat pembersih yang sangat baik, kelarutan tinggi, dan permeabilitas yang baik.

Dengan kata lain, molekul air dalam kelompok-kelompok kecil menyebabkan penyerapan yang lebih baik hingga mampu menembus ke pori-pori kain.

Teknologi ini pada dasarnya memungkinkan dan memperkuat kemampuan air untuk membersihkan dan membilas kotoran secara fisik dari kain tanpa menggunakan bahan kimia.

Manfaat

1. Hemat

Saat Bunda mencuci dengan Ecowash, maka butiran keramik far-infrared akan memecah molekul air menjadi berukuran nanometer, meningkatkan pergerakan / penetrasi molekul, dan menghasilkan ion yang menurunkan tekanan permukaan kain serta menarik makromolekul padat yang menempel pada kain, sehingga secara perlahan kotoran/ noda mudah terlepas dari serat pakaian (reaksi serupa dihasilkan oleh surfaktan pada deterjen sintetis).

Sementara itu, proses pelepasan makromolekul ini akan menyebabkan kadar pH dalam air meningkat dan mengaktifkan molekul air. Molekul air yang aktif dapat memudahkan serat kain mengendur, sehingga proses pemisahan kotoran dari pakaian lebih cepat. Butiran keramik alkali akan meningkatkan level pH air sehingga kotoran dan minyak menjadi mudah terangkat.

Juga, Ecowash mengandung komponen berupa butiran keramik anti mikroba (Antibiotic Ceramics) berkualitas tinggi yang mampu menghilangkan jamur dan organisme patogen, dan bau tidak sedap (apek).

Kombinasi kinerja antar komponen dalam Ecowash membuat Bunda tidak perlu lagi menambahkan zat pemutih, pelembut, dan zat tambahan lainnya ke dalam cucian, sehingga Ecowash mengurangi bahkan menggantikan penggunaan deterjen dan pelembut pakaian selama ± 3 tahun.

Ini berarti, Ecowash membantu mengurangi pengeluaran belanja, karena Bunda tidak perlu lagi membeli deterjen dan pelembut cucian selama ± 3 tahun.

Selain itu, dengan mencuci menggunakan Ecowash, Bunda cukup membilas sekali saja, karena bola pencuci ini tidak meninggalkan busa dan residu. Hal ini tentu saja akan mengurangi pemakaian air dan listrik di rumah!

Oleh karena itu, bisa kita simpulkan, bahwa salah satu manfaat Ecowash ialah menghemat pengeluaran, air, dan energi listrik.

2. Aman Bagi Kesehatan

Produk ini aman digunakan, karena komponen aktif di dalamnya merupakan derivat dari mineral bumi (bukan deterjen yang dipadatkan), yang diformulasikan agar tidak meninggalkan residu pada pakaian dan kulit.

Hal ini berbeda dengan deterjen yang meninggalkan residu dan sisa surfaktan penyebab hilangnya kelembaban alami kulit dan menjadikan kulit kering / kasar.

Ecowash mencegah timbulnya masalah kulit yang disebabkan oleh residu deterjen, karena ia tidak meninggalkan residu zat kimia berbahaya seperti deterjen sintetis pada umumnya yang digunakan dalam rumah tangga sehari-hari yang dapat menyebabkan kulit panas, gatal, perih, kering, dan kasar bahkan menyebabkan alergi dan infeksi kulit seperti kutu air, sehingga ia sangat ideal untuk kulit sensitif dan lembut seperti bayi, anak-anak, dan penderita penyakit kulit seperti psoriasis, eksim, infeksi, dan kutu air.

Ecowash juga terbukti sangat bagus bila digunakan untuk mencuci clodi, karena ia tidak meninggalkan residu yang dapat menyebabkan ruam popok dan inner clodi serta insert menjadi bersifat repellent (menolak air). Oleh karena itu, dengan menggunakan Ecowash, Bunda tidak perlu lagi melakukan stripping terhadap clodi.

3. Mudah dan Praktis

Dengan menggunakan Ecowash, Bunda tidak perlu lagi repot-repot menakar deterjen.

Cukup masukan Ecowash ke dalam mesin bersama pakaian kotor lalu nyalakan mesin cuci dan tunggu hingga mesin selesai mencuci.

Selain itu, Ecowash juga bisa digunakan oleh semua tipe mesin cuci, baik tipe bukaan depan maupun bukaan atas.

Selain dapat digunakan dengan mesin cuci, Ecowash juga bisa digunakan untuk mencuci dengan cara manual (menggunakan tangan).

4. Ramah Lingkungan

Ecowash tidak meninggalkan residu berbahaya ke dalam ekosistem air, sehingga mencegah terjadinya pencemaran limbah pemukiman sebagaimana yang terjadi pada penggunaan sabun atau deterjen biasa.

Sabun atau deterjen biasa memilki formula untuk membersihkan substrat kotor, yaitu surfaktan, builder dan aditif yang secara langsung atau tidak langsung dapat merusak atau mengganggu keseimbangan ekosistem dan akan membawa dampak negatif terhadap lingkungan serta kesehatan bagi manusia dan hewan.

Sisa bahan surfaktan yang terdapat dalam deterjen dapat membentuk chlorbenzene pada proses klorinisasi pengolahan air minum PDAM. Chlorbenzene merupakan senyawa kimia yang bersifat racun dan berbahaya bagi kesehatan.

Deterjen umumya mengandung ABS (Alkyl Benzene Sulphonate) yang merupakan deterjen tergolong keras. Juga, deterjen biasanya mengandung Alkil Benzana Sulfonat yang merupakan bahan kimia yang sukar dirusak oleh mikroorganisme (nonbiodegradable) sehingga dapat menimbulkan pencemaran lingkungan.

Lingkungan perairan yang tercemar limbah deterjen kategori keras ini dalam konsentrasi tinggi akan mengancam dan membahayakan kehidupan biota air dan manusia yang mengkonsumsi biota tersebut.

5. Pakaian Menjadi Lebih Awet

Bola pencuci Ecowash menjaga kelembutan, elastisitas, dan warna kain.

Berbeda dengan deterjen, mencuci dengan Ecowash tidak meninggalkan residu pada serat pakaian berupa serbuk putih seperti ketombe yang biasanya nampak jelas pada pakaian berwarna hitam jika Bunda mencuci dengan deterjen.

Ecowash ideal untuk mencuci pakaian yang berwarna dan mudah luntur, lembut, lentur, tipis, mahal, dan berwarna, seperti batik, jubah/ gamis, sutra, sifon, pakaian bayi, bahan jersey, spandeks, kaos kaki, dll.

Ecowash juga aman dan efektif untuk mencuci clodi.

6. Mesin Cuci Menjadi Lebih Awet

Ecowash tidak meninggalkan residu pada mesin cuci, sehingga mengurangi risiko kerusakan dan meringankan kerja mesin karena berkurangnya proses pembilasan.

Hal ini berarti, dengan menggunakan Ecowash, mesin cuci milik Bunda akan menjadi lebih awet dibandingkan jika Bunda menggunakan deterjen biasa.

Cara Mencuci Clodi dengan Ecowash

Karena Ecowash tidak mengandung zat pemutih, pelembut, dan pewangi, maka ia sangat cocok digunakan untuk mencuci clodi.

Bagaimana cara mencuci clodi dengan menggunakan Ecowash?

Caranya adalah sebagai berikut:

Jika Menggunakan Mesin Cuci

  1. Masukkan Ecowash dan clodi yang sudah dibersihkan kotorannya menggunakan jet washer (semprotan air) ke dalam mesin cuci.
  2. Untuk hasil terbaik, rendam pakaian bersama Ecowash selama ± 30 menit.
  3. Setting mesin cuci seperti biasa Bunda mencuci.
  4. Start mesin cuci, tunggu hingga proses pembilasan selesai.
  5. Usai membilas, jangan keringkan clodi dengan menggunakan mesin cuci. Mesin cuci hanya digunakan untuk pencucian dan pembilasan saja.
  6. Angkat clodi yang sudah dicuci. Peras dengan biasa saja (jangan memelintir clodi). Adapun Ecowash, setelah digunakan, maka ia harus disimpan di tempat yang bersih dan kering.
  7. Setelah itu jemur clodi dengan memposisikannya secara secara horisontal (memanjang dari kanan ke kiri, atau kiri ke kanan / bukan memanjang dari atas ke bawah atau bawah ke atas), lalu dijemur dengan menekuk bagian tengahnya.
  8. Saat menjemur clodi. kita juga harus memastikan bahwa posisi inner menghadap ke atas, dan outer menghadap ke bawah agar outer terhindar dari sinar matahari secara langsung. Begitu pula insert microfiber, ia juga tidak boleh terkena sinar matahari secara langsung.
  9. Setelah clodi kering, kita bisa langsung melipat clodi dan menyimpannya, atau bisa juga langsung memakaikannya ke anak.

Jika Mencuci Secara Manual (Menggunakan Tangan)

  1. Masukkan bola pencuci Ecowash dan clodi yang sudah dibersihkan kotorannya menggunakan jet washer (semprotan air) ke dalam bak / ember berisi air bersih.
  2. Rendam clodi bersama bola pencuci selama ± 30 menit.
  3. Aduk dan putar clodi di dalam bak / ember selama beberapa menit.
  4. Bilas clodi (biasanya pembilasan cukup dilakukan sekali saja).
  5. Peras clodi dan jemur (ikuti instruksi penjemuran clodi di bagian sebelumnya), lalu simpan bola pencuci di tempat yang kering.

Catatan Penting:

  • Jika terdapat noda pada clodi, untuk menghilangkan noda tersebut, gunakan Pre-Treat Stain Remover Stick.
  • Kapasitas 1 bola pencuci Ecowash adalah untuk 5 kg pakaian (berat kering). Bila Bunda mencuci pakaian lebih dari 5 kg, maka gunakan 2 bola sekaligus atau 3 bola jika mencuci lebih dari 10 kg.
  • Lebih efektif jika bola memiliki ruang lebih untuk bergerak. Direkomendasikan mengisi bak / mesin cuci 3/4 kapasitasnya atau kurang.
  • Simpan Ecowash di tempat yang kering setelah pemakaian untuk memperpanjang usia pemakaian.
  • Jemur bola pencuci di bawah sinar matahari (1—2 jam) setelah setiap pemakaian 10—30 kali untuk mengurangi kelembaban, sehingga fungsinya bisa optimal kembali seperti sedia kala.
  • Usia Ecowash bisa kurang atau lebih dari 1000 kali cuci, karena dipengaruhi oleh kualitas air, sehingga usia bola (penurunan efektifitas / daya cuci) dapat berbeda di setiap daerah.

Brosur

brosur cara mencuci clodi dengan ecowash 1

brosur cara mencuci clodi dengan ecowash 2

brosur cara mencuci clodi dengan ecowash 3

brosur cara mencuci clodi dengan ecowash 4

Penutup

Demikian penjelasan tentang apa itu Ecowash dan bagaimana menggunakannya.

Cara menggunakan Ecowash untuk mencuci clodi sungguh mudah, bukan?

Jika Bunda berminat memilikinya, Bunda bisa membelinya di Clodia Store dengan harga 150 ribu saja!

Apakah 150 ribu terlalu mahal?

Tentu tidak, karena seperti yang sudah disampaikan sebelumnya, bahwa Ecowash bisa digunakan sebanyak kurang lebih 1.000 kali pencucian atau setara dengan 3 tahun! Sungguh hemat, bukan?

Untuk pemesanan, silakan hubungi kami via Pin BB 58549D36, atau Whatsapp 0852-1215-9744.

Oh ya, setiap pembelian 1 pcs Ecowash, Bunda juga akan mendapatkan 1 pcs Pre-Treat Stain Remover Stick senilai Rp 25.000 secara GRATIS.

stick remover bisa digunakan untuk membersihkan noda yang terdapat pada clodi

Yuk pesan sekarang dan rasakan betapa mudahnya cara mencuci clodi dan pakaian dengan menggunakan Ecowash!

Selamat berbelanja di Clodia Store!

Clodi yang Bagus dan Murah, Apakah Ada?

24/12/2016 by no comments Posted in artikel

Clodi yang bagus kualitasnya dan murah harganya adalah dambaan semua Bunda.

Yang menjadi pertanyaan, apakah produk yang demikian ada?

Sebelum menjawab pertanyaan tersebut, mari kita sepakati terlebih dahulu apa yang dimaksud dengan murah.

murah

Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia, murah memiliki beberapa makna, salah satunya: lebih rendah daripada harga yang dianggap berlaku di pasaran.

Nah, sekarang mari kita selisik apakah clodi yang bagus dan murah itu ada atau tidak.

Pertama-tama, kita bahas soal murahnya terlebih dahulu.

Jika murah memiliki makna lebih rendah daripada harga yang dianggap berlaku di pasaran, maka pertanyaannya:

Berapa harga pasaran clodi? Clodi itu ada yang harganya cuma puluhan ribu, ada yang harganya ratusan ribu? Berapakah harga pasaran clodi yang sebenarnya?

Pembahasan

Clodi ada puluhan merk dan masing-masing berbeda kualitasnya.

Secara umum, kualitas clodi terbagi dua: tinggi dan rendah.

Kualitas yang dimaksud di sini ialah kualitas yang mencakup bahan, jahitan, dan model.

Semakin tinggi kualitas clodi, maka bahannya semakin lembut dan terasa adem di kulit, memiliki daya serap yang tinggi, tidak tembus, tidak bocor, jahitannya sangat rapi, dan modelnya pun bagus.

Semakin rendah kualitas clodi, maka bahannya semakin kasar dan terasa panas di kulit, memiliki daya serap yang rendah, mudah bocor, gampang tembus, jahitannya tidak rapi, dan modelnya pun tidak terlalu bagus.

Karena clodi ada puluhan merk dan masing-masing berbeda kualitasnya, maka harganya pun otomatis berbeda.

Dengan demikian, kalau Bunda bertanya pada kami, berapa harga pasaran clodi, maka kami akan bertanya balik kepada Bunda:

“Bunda mau beli clodi yang kualitasnya bagaimana? Tinggi atau rendah?”

Clodi yang memiliki kualitas tinggi, harganya berkisar di atas Rp 100 ribu.

Clodi yang memiliki kualitas rendah, harganya biasanya di bawah Rp 100 ribu.

Nah, demikianlah kira-kira harga pasaran clodi (Jika Bunda meragukan data ini, Bunda boleh mencoba melakukan riset sendiri).

Dari sini kita bisa menyimpulkan…

Apabila definisi dari murah ialah lebih rendah daripada harga yang dianggap berlaku di pasaran, maka…

Clodi berkualitas tinggi dijual dengan harga clodi berkualitas rendah = murah.

Jadi, pertanyaannya, apakah clodi murah itu ada?

Jawabannya: Ya, ada.

Setelah menjawab pertanyaan apakah clodi murah itu ada, maka selanjutnya kita mencoba menjawab pertanyaan yang menjadi judul artikel ini: “Clodi yang bagus dan murah, apakah ada?”

Berdasarkan pembahasan sebelumnya, maka kita bisa menjawab pertanyaan tersebut dengan jawaban “Ya”.

Apakah Clodia Store Menjual Clodi yang Bagus dan Murah?

Jawaban untuk pertanyaan di atas: Ya.

Semua produk clodi di Clodia Store harganya 105 ribu / pcs (setiap pcs terdiri dari 1 cover + 2 insert).

Clodi yang dijual di Clodia Store berkualitas tinggi (fakta bahwa produk yang dijual Clodia Store berkualitas tinggi, bisa Bunda cek di halaman testimoni).

contoh motif clodi murah berkualitas yang dijual Clodia Store
Contoh motif clodi yang dijual Clodia Store.

Walaupun clodi yang dijual oleh Clodia Store berkualitas tinggi, tetapi Bunda bisa mendapatkannya dengan harga murah, hanya dengan melakukan pembelian minimal 2 pcs clodi!

Setiap pembelian clodi lebih dari 1 pcs, maka Bunda akan mendapatkan diskon spesial dari kami.

Selain itu, Bunda juga akan mendapatkan garansi paket pasti sampai.

Yuk pesan clodi sekarang juga!

Untuk pemesanan dan informasi lebih lanjut, silakan hubungi kami via Pin BB 58549D36, atau Whatsapp 0852-1215-9744.

Selamat berbelanja di Clodia Store!

Daftar Perlengkapan Bayi Baru Lahir yang Perlu Diketahui

06/12/2016 by no comments Posted in artikel

Daftar perlengkapan bayi baru lahir adalah hal yang perlu diketahui oleh setiap pasangan suami-istri yang tengah menanti kelahiran anak.

Dengan mengetahui apa saja daftar perlengkapan bayi baru lahir, maka Bunda dan Ayah bisa menyambut kelahiran calon buah hati dengan persiapan yang baik.

Nah, apa saja daftar perlengkapan bayi baru lahir yang perlu diketahui tersebut? Berikut daftar selengkapnya.

Selamat membaca!

Daftar Perlengkapan Bayi Baru Lahir

1. Baju Bayi

Walaupun bayi baru lahir akan lebih sering dibedong, tapi ia tetap membutuhkan baju. Jangan sampai Bunda hanya memberikan ia gurita dan bedong tanpa memakaikannya baju.

baju bayi

Untuk pemilihan baju bayi, Bunda bisa memilih yang berlengan pendek dan juga yang berlengan panjang.

Baju lengan pendek bisa dipakai oleh bayi yang masih menggunakan bedong, sedangkan baju lengan panjang bisa digunakan saat sang bayi sudah tidak lagi memakai bedong.

Selain itu, pilihlah baju yang memiliki kancing di depan agar Bunda mudah saat memakaikannya. Juga, pilihlah baju yang berbahan lembut dan dapat menyerap keringat.

2. Popok Kain

Bayi baru lahir membutuhkan popok kain, dan belum membutuhkan celana.

Popok kain tradisional biasanya berupa kain panjang bertali, sedangkan popok kain modern (clodi) biasanya memiliki model yang lebih bagus dari popok kain tradisional.

Untuk pemilihan popok kain, Bunda bisa memilih popok kain tradisional atau clodi.

Jika Bunda ingin anak nantinya memakai clodi, maka belilah clodi hanya dari toko yang khusus menjual clodi.

Salah satunya Clodia Store.

Clodia Store adalah toko online yang menjual clodi murah, berkualitas, dan bergaransi.

3. Kaos Kaki Bayi

Kaos kaki berfungsi menjaga kaki bayi tetap hangat.

kaos kaki bayi

Tips untuk Bunda dan Ayah: pilihlah kaos kaki yang pas dengan ukuran kaki bayi (tidak kekecilan, tidak pula kebesaran) dan terbuat dari bahan yang terasa adem dan lembut di kulit.

4. Sarung Tangan Bayi

Sama halnya dengan kaos kaki, sarung tangan bayi juga berfungsi menjaga tangan bayi tetap hangat.

Tips untuk Bunda dan Ayah: pilihlah sarung tangan yang pas dengan ukuran tangan bayi (tidak kekecilan, tidak kebesaran) dan terbuat dari bahan yang terasa adem dan lembut di kulit.

5. Topi Bayi

Topi berfungsi menjaga kepala bayi terhindar dari panas sinar matahari saat ia berada di luar rumah. Juga, menjaga kepala bayi agar tetap hangat di musim dingin.

topi bayi

Jika Bunda ingin membeli topi bayi, tipsnya, pilihlah topi yang sesuai dengan kepala bayi (tidak kekecilan, tidak pula kebesaran).

Selain itu, pilihlah topi yang terbuat dari bahan yang lembut dan adem di kulit kepala agar tetap terjaga kenyamanannya.

6. Bedong Bayi

Bedong bayi memiliki beberapa manfaat, antara lain:

  • Membantu bayi agar tidak terganggu dengan gerakan kejut yang biasa dikenal dengan refleks Moro.
  • Membantu bayi untuk tetap hangat, terutama pada hari-hari pertama dalam kehidupannya. Nantinya secara berangsur, tubuhnya akan menyesuaikan dengan lingkungan sekitar, sehingga kain bedong tidak diperlukan lagi.

Ketika bayi dibedong dengan benar, dia akan merasa hangat dan aman, dan bedong pun berguna untuk menenangkannya ketika dia menerima rangsangan yang berlebihan.

bedong bayi

Tips untuk Bunda dan Ayah: pilihlah bedong yang terbuat dari bahan yang lembut dan adem agar bayi tidak merasa gerah (kepanasan) saat memakainya.

7. Gurita

Menurut saran orang tua kita dulu, bayi perlu dipakaikan gurita. Tujuannya, agar perut bayi terlihat ramping dan tidak memiliki pusar yang bodong.

Tips untuk Bunda dan Ayah: pilihlah gurita yang berbahan lembut dan bentuknya agak lebar.

8. Jaket Bayi

Jaket bayi memang tidak digunakan oleh bayi baru lahir. Sebab, bayi baru lahir biasanya menggunakan bedong.

Namun, apabila Bunda ingin menyiapkan jaket bayi lebih awal, maka itu juga merupakan pilihan yang baik.

Tips untuk Bunda dan Ayah: pilihlah jaket yang memiliki bahan berkualitas agar bayi bisa merasa nyaman saat memakainya dan tidak merasa panas (gerah).

9. Bak Mandi Bayi

bak mandi bayi

Bak mandi bayi berguna saat Bunda atau Ayah memandikan bayi.

Bak mandi bayi yang bagus adalah yang bentuknya tidak terlalu lebar dan ada dudukan untuk bayi saat dimandikan.

10. Perlak

Perlak digunakan setelah Bunda memandikan bayi.

Gunanya, apabila kebetulan bayi ngompol, maka urine tidak membasahi kasur.

Perlak mandi bayi yang bagus adalah yang ukurannya lebar, sehingga bisa digunakan sampai ia besar (sekitar 2–3 tahun, bahannya berkualitas sehingga air tidak mampu menembusnya, dan bahannya juga lembut sehingga bayi merasa nyaman saat berbaring di atasnya.

Selain itu, perlak juga berfungsi sebagai alas tidur untuk menjaga agar urine bayi tidak membasahi sprei dan kasur.

Hmm… sudah nomor 10, kira-kira daftar perlengkapan bayi baru lahir apakah cukup sampai sini?

Tidak, masih ada beberapa lagi. Silakan lanjutkan membaca untuk mengetahui daftar perlengkapan bayi baru lahir selengkapnya.

11. Sabun Mandi Bayi

sabun mandi bayi

Dari segi bentuknya, sabun mandi bayi terbagi dua: batang dan cair.

Mana di antara keduanya yang paling bagus untuk anak?

Keduanya sama-sama bagus, hanya soal selera saja.

Jika Bunda lebih nyaman memandikan anak dengan menggunakan sabun batang, maka gunakan sabun batang.

Bila Bunda lebih senang memandikan anak dengan menggunakan sabun cair, maka gunakan sabun cair.

Apa pun bentuk sabun bayi pilihan Bunda, pastikan sabun yang dipilih adalah sabun yang memang didesain khusus untuk kulit bayi.

12. Sampo Bayi

Sampo bayi adalah sabun cair untuk mencuci rambut dan kulit kepala bayi, terbuat dari campuran tumbuhan atau zat kimia.

sampo bayi

Saat ini sudah tersedia sabun mandi bayi yang juga berfungsi sebagai sampo. Produk ini bisa menjadi pilihan terbaik karena lebih praktis dan lebih hemat.

13. Tisu Basah

Tisu basah digunakan sebagai alat pembersih bila si kecil selesai BAB atau BAK.

Apabila Bunda tidak suka menggunakan tisu basah, Bunda dan Ayah dapat memilih menggunakan kapas atau kain dan air bersih.

14. Gunting Kuku

Gunanya untuk memotong kuku si kecil.

Kuku bayi harus selalu dijaga agar tidak terlalu panjang.

gunting kuku bayi

Sebab, bayi biasanya aktif. Tangannya bergerak kesana-kemari, mencengkeram, dan mencakar.

Apabila kuku bayi terlalu panjang, dikhawatirkan ia akan melukai dirinya sendiri. Karena itu, penting menjaga agar kuku bayi tetap memiliki ukuran panjang yang ideal.

Ideal yang dimaksud di sini ialah tidak panjang, tidak juga pendek, tetapi sedang-sedang saja.

Cara mengetahui kuku bayi sudah memiliki panjang ideal: usapkan kulit Bunda ke kuku bayi. Apabila kulit Bunda terasa sakit, itu berarti kuku si kecil sudah panjang. Segera potong kukunya, tapi pastikan jangan terlalu pendek, karena apabila kuku dipotong terlalu pendek, si kecil akan merasa sakit.

15. Handuk Bayi

Handuk bayi berfungsi mengeringkan kulit bayi usai mandi.

handuk bayi

Proses pengeringan ini penting dilakukan, karena apabila bayi dipakaikan baju dalam keadaan kulit masih basah atau lembab, bisa menyebabkan bayi merasa tidak nyaman dan kulitnya mengalami iritasi.

Untuk memastikan proses pengeringan berjalan dengan sempurna, pastikan handuk bayi yang digunakan adalah handuk yang terbuat dari bahan yang lembut di kulit dan memiliki daya serap yang tinggi terhadap air.

Handuk berbahan microfiber adalah salah satu handuk terbaik untuk bayi.

16. Minyak Telon

Minyak telon berfungsi memberi kehangatan pada bayi sesudah ia dimandikan.

17. Guling Bayi

guling

Guling bayi berfungsi sebagai pembatas, menjaga bayi tetap tidur di tempatnya, tidak berpindah kesana-kemari.

Sebab, apabila si kecil dibiarkan tidur tanpa pembatas, ada kemungkinan ia bisa jatuh dari tempat tidur.

18. Kelambu Bayi

Kelambu bayi berfungsi menjaga bayi agar terhindar dari gigitan nyamuk.

Tips untuk Bunda dan Ayah: pilihlah kelambu yang memiliki bahan berkualitas sehingga tidak mudah robek. Apabila beberapa saat setelah digunakan, mengalami robek atau rusak, segera perbaiki kerusakan tersebut agar bayi tetap terhindar dari gigitan nyamuk.

19. Botol Susu

Di beberapa bulan pertama, bayi memang tidak membutuhkan benda ini, karena memang sebaiknya ia menyusu langsung dari ibunya.

Namun, apabila keadaan tidak memungkinkan, maka Bunda bisa memompa ASI lalu menempatkan ASI tersebut ke dalam botol untuk kemudian disimpan atau langsung digunakan.

botol susu

Tips untuk Bunda dan Ayah: pilihlah botol bayi yang berlabel BPA free demi menjaga kesehatan sang buah hati.

20. Gendongan Bayi

Gendongan bayi yang beredar saat ini ada yang berupa secarik kain atau selendang, ransel gandeng, dan baby sling. Masing-masing memiliki kelebihan dan kekurangan.

Tips untuk Bunda dan Ayah: pilihlah gendongan bayi sesuai dengan kenyamanan bunda saat menggendong.

21. Mainan Bayi

Keberadaan mainan penting bagi perkembangan motorik, sensori, dan logika bayi.

mainan bayi

Namun, mainan yang harus disediakan bukan sembarang mainan, melainkan mainan yang memang sesuai dengan usianya.

Jadi, untuk menyambut kelahiran calon buah hati, siapkanlah mainan yang diperuntukkan khusus untuk bayi usia 0-3 atau 0-6 bulan.

Penutup

Demikian daftar perlengkapan bayi baru lahir yang perlu diketahui dan disiapkan untuk menyambut kelahiran calon buah hati.

Semua barang yang termasuk dalam daftar di atas, bisa Bunda dan Ayah siapkan pada saat sebelum atau sesudah kelahiran.

Jika budget cukup, daftar perlengkapan bayi baru lahir di atas bisa disiapkan sebelum anak lahir.

Bila budget terbatas, maka Bunda dan Ayah bisa membuat prioritas, mana yang pembeliannya harus didahulukan, dan mana yang pembeliannya bisa ditunda.

Untuk Bunda dan calon Bunda yang saat ini sedang menanti kelahiran anak, kami doakan semoga Tuhan memudahkan persalinan dan Bunda serta bayi dalam keadaan sehat dan baik selalu, Aamiin.